Itu adalah sebahagian dan berita-berita
negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan
kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada
yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang
telah musnah. Dan Kami tidaklah menganiaya mereka tetapi
merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena
itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan
yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu
datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah
kepada mereka kecuali kebinasaan belaka.
(QS Huud: 100-101)
Banyak kaum yang ingkar terhadap Allah atau
memusuhi para Rasul-Nya telah dimusnahkan dari muka bumi.
Sebagian mereka diazab dengan letusan gunung berapi, sebagian
oleh banjir, dan sebagian lagi oleh badai pasir. Situs
ini memaparkan beragam siksaan Allah ini sebagaimana diungkap
oleh ayat-ayat Al-Qur'an dan bukti-bukti penemuan arkeologi.
Tujuan kita adalah untuk menyoroti semua peristiwa ini,
setiap peristiwa yang merupakan "peringatan bagi mereka
di masa itu", sehingga mereka dapat menjadikannya sebagai
sebuah "peringatan".
Alasan kedua kita mempelajari penghancuran
ini adalah untuk menunjukkan bahwa apa yang diungkapkan
dalam ayat-ayat Al-Qur'an benar-benar terjadi di dunia
dan menunjukkan keautentikan (kebenaran/kesahihan) cerita-cerita
dalam Al-Qur'an. Di dalam Al-Qur'an, Allah menjamin bahwa
ayat-ayat-Nya dapat diamati di dalam konteks dunia luar.
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah,
Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya,
maka kamu akan mengetahuinya." (QS. an-Naml: 93).
|